SPK DALAM PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PADA PT. FANTASI ERESTAMA CEMERLANG

Penulis

  • Yanyang Thanri
  • Lahmudin Sipahutar Universitas Potensi Utama
  • Lili Tanti Universitas Potensi Utama

DOI:

https://doi.org/10.22303/publidimas.1.1.2021.85-91

Kata Kunci:

SPK, SAW, AMZ

Abstrak

Pada suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa dan layanan sangat diperlukan peningkatan kualitas kerja, agar suatu perusahaan tersebut dapat semakin maju dan berkembang. Peningkatan kualitas kinerja karyawan dapat dilihat dari keseharian karyawan tersebut dalam menjalankan tugas-tugasnya, dan agar karyawan tersebut semangat dalam meningkatkan kinerjanya maka suatu perusahaan mengadakan pemilihan karyawan terbaik tiap bulannya untuk memberikan penghargaan kepada karyawan terbaik agar menjadi lebih semangat lagi dalam bekerja. Sejauh ini pemilihan karyawan terbaik mempunyai kekurangan pada pemilihan karyawan terbaik dikarenakan belum adanya nilai yang terukur. karyawan terbaik. Banyaknya criterian untuk penilaian yang akan dilakukan dalam proses penentuan karywan terbaik, dimana kriterian itu berdasarkan pada presepsi orang. Adapun masalah yang lain yang muncul dalam penentuan karyawan terbaik adalah sering kali pimpinan sebagai pengambil keputusan masih mengandalkan instuisi (subjecktif), tentu saja ini akan menjadi kekurangan dalam menentukan ketepatan atau tidaknya seseorang terpilih menjadi karyawan terrbaik di perusahaan tersebut. Menentukan karyawan terbaik dengan tepat berdasarkan bobot nilai yang di dapat berdasarkan kriteria-kriteria yang ada pada perusahaan tersebut. Dimana kriteria untuk menentukan karyawan terbaik ada 5 kriteria dengan uji coba untuk 10 karyawan, dan untuk menentukan karyawan terbaik di perlukan juga sitem pendukung keputusan dimana system ini adalah sebuah system yang berbasis computer yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk memecahkan suatu masalah dengan memanfaatkan data danmodel tertentu. Selain itu diperlukan juga suatu metode yang digunakan unruk melakukan suatu proses penilaian karyawan tersebut yaitu metode Simple Addtive Weighting (SAW). Hasil dari pengujian terhadap metode ini adalah sebanyak satu karyawan yang memiliki bobot nilai tertinggi dan akan menjadi karyawan terbaik. Jadi dengan sistem dan metode ini para pimpinan tidak lagi memilih karyawan terbaiknya berdasarkan instuisi (subjektif), tetapi sudah berdasarkan bobot nilai yang didapat karyawan tersebut..

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2021-05-31

Cara Mengutip

SPK DALAM PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PADA PT. FANTASI ERESTAMA CEMERLANG. (2021). Publikasi Pengabdian Masyarakat, 1(1), 85-91. https://doi.org/10.22303/publidimas.1.1.2021.85-91

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama