Simple Past Tense Untuk Meningkatkan Kemampuan Menceritakan Pengalaman
DOI:
https://doi.org/10.22303/publidimas.2.1.2022.122-127Kata Kunci:
Simple Past, pengalaman, kata kerja, beraturan, tidak beraturan, \Abstrak
SMP Generasi Bangsa merupakan sekolah swasta yang mempunyai salah matapelajarannya adalah Bahasa Inggris. Kebanyakan siswa-siswa dan guru di sekolah ini masih kurang memahami tentang Simple Past Tense. Dalam percakapan sehari-hari setiap orang juga harus didukung oleh kemampuan membuat kalimat dalam bentuk Simple Past Tense untuk bercerita. Tentunya harus ada kilas balik dalam percakapan kita. Oleh karena itu perlu diberikan pelatihan simple past tense untuk menceritakan pengalaman. Sebuah kalimat pasti akan dikenali tensisnya dengan melihat kata kerja yang terkandung di dalamnya. Dalam Simple Past Tense harus menggunakan kata kerja past yang terdiri dari kata kerja beraturan dan tidak beraturan. Dalam pemakaian kata kerja pada kalimat positive kata kerja harus menggunakan bentuk past tetapi jika dalam kalimat itu terdapat kata kerja bantu “did”, maka kata kerja harus dibuat bentuk present. Setelah dijelaskan kepada siswa dan guru, mereka sudah mengerti. Mereka masih ragu-ragu untuk menceritakan pengalaman yang terjadi berhubungan dengan pertanyaan yang diajukan. Kemampuan siswa dan guru dalam memahami simple past tense semakin meningkat dalam menceritakan pengalaman ditandai dengan peserta yang bercerita dalam durasi yang lebih lama dan menggunakan kata kerja yang sesuai dengan tensisnya

Unduh Template