Implementasi Program Pengembangan Kewirausahaan Muda Mandiri di STMIK Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.22303/publidimas.2.2.2022.251-261Kata Kunci:
Mahasiswa, Wirausaha Muda, Mandiri, PelatihanAbstrak
Banyak mahasiswa yang sekarang berperan juga sebagai wirausaha. Akan tetapi banyak juga mahasiswa yang usahanya tidak jalan atau berhenti karena mereka belum mempunyai cukup kemampuan baik knowledge maupun mental yang mandiri sebagai wirausaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertitik tolak kepada pemberdayaan mahasiswa wirausaha melalui program pengembangan dan pelatihan kewirausahaan dalam rangka mengembangkan usahanya dan menambah penghasilan. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan skill dan pembentukan mental sebagai wirausaha muda yang mandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Calon wirausahawan muda dipilih melalui beberapa tahap yaitu seleksi tertulis tahap 1, seleksi tertulis tahap 2 dan wawancara. Dari 50 orang yang ikut seleksi tahap 1, dipilih 5 tenant yang dibimbing dan dilatih untuk menjadi seorang wirausaha muda yang mandiri. Pendampingan yang dilakukan oleh tim Dosen adalah dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan baik secara daring maupun luring kepada lima orang wirausaha muda terpilih di lingkungan mahasiswa STMIK Tasikmalaya mengenai bisnis dan bagaimana mengelolanya. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perubahan perilaku dari tenant untuk mengembangkan usahanya mulai dari motivasi untuk tidak menyerah, kemampuan dalam penyelesaian masalah, penambahan nilai dan kualitas produk melalui inovasi sampai pemahaman mengenai pembuatan proposal bisnis. Beberapa hal yang dapat disimpulkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bahwa pada umumnya permasalah yang terjadi dalam pembentukan wirausaha muda yang mandiri kepada mahasiswa adalah motivasi, keahlian dan kemampuan melihat peluang

Unduh Template