PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYIMPANGAN PERILAKU SOSIAL ANAK ( DEVIANCE ) DI YPI. HJ. ANIMAH AR-RAIHAN MARTUBUNG MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.22303/publidimas.1.2.2021.197-204Kata Kunci:
pencegahan, penyimpangan perilaku, anak.Abstrak
Masa era revolusi industry 4.0 yang semua serba teknologi digital membuat dunia semakin tanpa batas, begitu juga dengan komunikasi antar masyarakat yang tidak ada batasannya di seluruh dunia. Dengan kecangihan teknologi komunikasi yang jarak jauh sudah tidak menjadi kendala lagi dalam komunikasi. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan komunikasi video yang langsung dapat bertatap muka di dunia maya/ teknologi digital ini. Hal ini pun mengakibatkan munculnya berbagai kejahatan baru terkait dengan teknologi komunikasi digital dan munculnya perilaku-perilaku baru yang negatif arah dan dampaknya atau kita kenal biasa dengan penyebutan perilaku menyimpang atau deviance. Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian dari pada makhluk sosial. Banyak masyarakat belum mengetahui mengenai bentuk penyimpangan perilaku ini dan bagaimana bentuk pencegahan dan penanganannya. Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil, dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat. Tujuan penyuluhan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana melakukan pencegahan dan penanganan penyimpangan perilaku social pada anak akibat dari negatif kemajuan teknologi komunikasi dan digital ini. Metode Pendekatan masalah yang di gunakan dalam penyuluhan ini adalah pendekatan yuridis normatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pencegahan dan penanganan perlu dilakukan dari pihak internal yakni keluarga dengan mengadakan komunikasi keluarga antar ayah dan ibu serta keluarga dan tetap konsisten menanamkan nilai- nilai agama, social dan etika serta budaya yang sesuai dengan nilai-nilai agama yang baik dan benar.

Unduh Template